Archive for November, 2007

merekah untuk rahma

Thursday, November 29th, 2007

merekah untuk rahma
dan tak akan pernah sirna

Entah kenapa setiap pertemuan dengan rahma, segala suasana duka lara hilang begitu saja seakan berada di tempat yang indah dan tetap tinggal disana untuk menikmatinya.

Namun itu semua hanya saya rasakan sekejap dan sesaat waktu saja. Dan mau tidak mau saya harus kembali pada kesendirian, kesedihan, dan kerinduan akan keheningan hari.

Kereta senja, hanya disitulah sosok rahma dapat saya jumpai begitu lekatnya seakan tanpa batas sama sekali…Dan dari sanalah awal kegilaan saya yang telah lama terkubur jauh disudut selatan Jakarta, perlahan mulai kembali merekah untuk rahma…

Kelucuan akan leluconnya yang tak pernah mau kalah, it’s rahma that reals. Dan kehangatan senyumnya dapat melelehkan dinginnya hati disepanjang hari yang sunyi sebab senyumannya selalu menghiasi mimpi dan langkahku

ardimawar

senandung rahma

Monday, November 12th, 2007

Senandung rahma
disepanjang hari dan waktu

Ketika senja tenggelam di ufuk barat dan kegelapan malam tanpa bertaburnya bintang membuat kesendirian saya semakin sunyi.
Alunan musik romantis menemani saya yang akan terbang ke alam mimpi dan ditemani oleh rasa rindu yang mendalam.
Dan ditengah keheningan malam, saya tersenyum sambil berbaring dan memimpikannya. Saya dengan Rahma…

Ketika fajar merekah dan menampakan cahaya di tengah kegelapan jiwa. Dan didalam sinar sayup kesadaranku, jiwa menggelisik dari badan yang lemah. Masih diatas bantal saya panggil namamu, Rahma…

Ketika mentari bertakhta dengan perkasa yang selalu ditemani oleh awan penuh keindahan. Dan ditengah kepenatan aktifitas, lamunan, dan keluntang-lantungan jiwa. Sempat saya berhenti dalam segalanya dan berteriak Rahma dimana kamu?…

by: ardimawar

Andai Rahma baca

Monday, November 12th, 2007

Setiap malam tiba dan lantunan lagu-lagu sendu terdengar melalui radio yang  menerpa jiwa kesendirian. Sering  terlintas berbagai pertanyaan  yang  selalu  menghantui  didalam  pikiranku  selama  ini.

Untuk apa saya lakukan ini semua? Sementara saya tak akan pernah mengetahui segala isi hatinya…
Mengapa setiapa langkah yang kupijak terlintas wajahnya? Sementara saya tak akan pernah mengetahui apa yang dia pikirkan…

Biarlah saya tak mengetahui meskipun selama ini dan kalau boleh saya jujur, sebenarnya saya menyukainya. Dan rasa ini terus berlanjut, entah sampai kapan ini berakhir karena saya tetap cinta kamu…

Dan jika dia baca ini, biarlah dia mengetahuinya segala perasaanku yang sejak lama terpendam.

Andai Rahma baca dan  memahaminya

by: ardimawar

rahma mengertilah

Monday, November 12th, 2007

puisi yang diciptakan oleh sahabatku yaitu Nanda
terima kasih ya….
Tuesday, 30 October, 2007

hatiku dan hatinya

aku seperti seseorang yang mencari sebuah hati
yang mengharap sesuatu yang tak pernah ku tahu
aku selalu bertanya seperti apa diri mu
karna waktu selalu menjauh
andai ku tahu dari senyum mu
dari jarak yang memisah
dari ruang yang tak bergerak
untuk seharap hati ku
untuk mu….

Rahma…………….
Rahma…………….
Rahma…………….
Rahma…………….

kau seperti bunga dalam mimpi ku.
kau seperti malam yang tak pernah berubah.
dan kau bagai punjangga dalam puisi ku…

Rahma…………….
Rahma…………….
Rahma…………….

mengertilah……….